Minggu, 31 Juli 2011

Parkour Jember (J-Trac)

Parkour Jember atau disebut juga J-Trac terbentuk pada tanggal 30 Desember 2010. Bergerak di bidang olahraga Parkour. Tapi kadang juga kami melakukan Freerun sebagai refresing dari latian Parkour itu sendiri. Biasanya kami melakukan latian di sore hari, tapi ada juga yang pagi hari. Meskipun Parkour olahraga yang dominan dengan cowok. Kami Parkour Jember memiliki anggota cewek. Jadi gender pun tidak jadi masalah di olahraga Parkour ini. Asal tau akan kemampuan diri sendiri dan akibat dari yang akan dilakukan. Parkour akan aman dilakukan dan Parkour is Freedom.

Selasa, 31 Mei 2011

Parkour

Parkour (Kadang-kadang disingkat PK) atau l'art du déplacement (Seni gerak) adalah aktivitas yang bertujuan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, dengan efisien dan secepat-cepatnya, menggunakan prinsip kemampuan badan manusia. Itu berarti untuk menolong seseorang melintasi rintangan, yang bisa berupa apa saja di sekitar lingkungan dari cabang-cabang pohon dan batu-batuan hingga pegangan tangan dan tembok beton yang bisa dilatih di desa dan di kota. atlet-atlet Parkour dikenal sebagai "Traceur" atau "Traceuse" untuk perempuan.

Sejarah penemuan

Ditemukan oleh David Belle di Perancis, "Parkour" bertujuan untuk melatih efisiensi gerakan untuk membentuk badan dan pikiran seseorang untuk dapat menghadapi rintangan-rintangan dalam kondisi bahaya.

Parkour mempunyai arti bergerak atau berpindah tempat dari point A ke point B seefisien dan secepat mungkin yang menggunakan prinsip dari Parkour dengan mengedepankan keindahan bergerak sekaligus diimbangi oleh kemampuan dari tubuh manusia itu sendiri.

Sebenarnya Parkour sudah ada sejak dulu sebelum manusia mengenal kata “Parkour” itu sendiri. Tapi Parkour dideskripsikan dan dikenalkan ke seluruh dunia oleh seorang pria berkebangsaan Perancis yang dikenal dengan nama David Belle. Dialah yang telah memperkenalkan olahraga ini ke seluruh dunia yang awalnya hanya berkembang di Perancis. Sehingga akhirnya berkembang ke seluruh daratan Eropa dan akhirnya menyebar ke seluruh dunia

Terinspirasi dari ayahnya, Raymond Belle seorang tentara Perancis yang akhirnya bergabung dengan sapeurs-pompiers ( pemadam kebakaran militer). Lahir di tengah keluarga pemadam kebakaran membuat David terinspirasi dengan cerita-cerita tentang kepahlawanan. Saat berumur 16 tahun, David memutuskan untuk meninggalkan sekolah untuk mencari kecintaannya akan kebebasan, aksi, dan untuk mengembangkan kekuatan dan ketangkasan yang dimilikinya agar berguna dalam kehidupannya, seperti yang selalu dinasehatkan oleh ayahnya.

Raymond memperkenalkan pada anaknya tentang sebuah latihan halang rintang dan metode natural yang akhirnya dikenal dengan nama Parkour. Sejak saat itu ,setiap David sepulang sekolah ia mulai memainkan skenario sendiri bagaimana dia bisa meloloskan diri dari situasi yang sulit. Menurut David, Parkour dapat berguna sebagai self-defense dalam keadaan tidak terduga. Saat martial art bisa disebut sebagai sebuah bentuk latihan untuk fight (bertarung), parkour merupakan suatu bentuk latihan untuk flight (kabur).

Sejak Usia 15 tahun, David Belle pindah ke Lisses (salah satu kota di Perancis). Pada waktu itu, dia bertemu dengan para remaja di sana yang tertarik dengan apa yang dilakukan oleh David. Disinilah cikal bakal dari lahirnya sebuah grup Parkour yang dikenal dengan nama Yamakasi. Bersama teman masa kecilnya, Sebastian Foucan beserta beberapa pemuda lainnya mulai mengembangkan Yamakasi sebagai tim Parkour yang dikenal di Perancis. Namun karena perbedaan prinsip, David dan Sebastian berpisah dan meninggalkan Yamakasi. Sehingga saat film Yamakasi yang dibuat pada tahun 2001 harus tetap berjalan tanpa kehadiran mereka berdua.

David tetap memegang prinsip Parkour yang tetap mengedepankan tentang keefektifan dan efisiensi yang menampilkan kesederhanaan dan memiliki filosofi melewati rintangan dengan cepat dan efisient. Sedangkan Sebastian lebih memilih untuk membuat gerakan-gerakan dari parkour terlihat lebih indah yang dapat membuat orang yang melihatnya menjadi tertarik. Sehingga akhirnya ia menambahkan gerakan acrobat seperti flip atau salto dikombinasi dengan gerakan pacours du combatant yang akhirnya menjadi Freerunning. Hal tersebut yang membuat David Belle berbeda pandangan dengan Sebastian Foucan. Karena menurut David Belle, gerakan acrobat atau salto sangat tidak efisien dan sangat bertolak belakang dengan originalitas Parkour. Selain itu, keinginan untuk melakukan gerakan hanya untuk dilihat orang lain tanpa keinginan untuk melakukan gerakan itu dari diri sendiri, merupakan hal yang bertolak belakang dengan parkour.

Saat ini David Belle memulai tur dunia dengan asosiasi yang dia dirikan (PAWA) bersama tim Parkour yang dulu dia dirikan. Dan ini hanyalah sebuah awal

Filosofi dan nilai moral dalam Parkour

Definisi dari Parkour sendiri adalah seni berpindah tempat melewati beberapa obstacle dari point A menuju point B. Seni ini adalah cara baru untuk menguasai lingkungan atau melewati segala macam bentuk obstacles yang ada di sekitar kita hanya dengan mengandalkan kekuatan tubuh manusia seutuhnya.

Tujuan dan inti dari Parkour itu sendiri adalah mampu menghadapi semua rintangan atau obstacles di sepanjang track yang kita lalui, baik itu di lingkungan alam maupun di lingkungan perkotaan, dengan menggunakan beberapa gerakan yang istimewa dan indah dengan cara mengkombinasikan beberapa gerakan yang mengalir dan control yang penuh.

Parkour juga mengandung pembelajaran yang positif untuk diri sendiri, yaitu manjawab tantangan untuk melawan semua rasa takut dari dalam diri kita sendiri. Karena kadangkala setiap rintangan dan obstacles yang akan kita lalui tidak seperti yang pernah kita bayangkan.

Nilai-nilai kehidupan yang terdapat dalam Parkour

Seni untuk melewati semua masalah dalam track kehidupan

Saat kita menjalankan track kehidupan, terdapat banyak rintangan dan masalah hidup yang terlihat seperti obstacles dalam hidup. Semua orang pasti mempunyai tjuan akhir. Tapi saat kita bergerak ke tujuan akhir, banyak rintangan (obstacles) yang menghadang. Dengan memakai prinsip dari Parkour, kita akan berusaha melewati rintangan obstacles tersebut dengan indah dan penuh control. Memecahkan masalah yang kita hadapi dengan efektif dan efisien. Semua manusia pasti mempunyai track kehidupannya masing-masing.

Melawan Rasa takut

Seseorang yang takut mencoba tidak akan berbuat apa-apa dan tidak akan menjadi siapa-siapa. Semua manusia pasti melewati proses seperti ini. Kalau kita tidak bisa melawan rasa takut, tidak akan ada kemajuan dalam kehidupan. Kita bisa mengendarai sepeda motor, sukses dalam bisnis, memenangi tender, dan sebagainya, adalah buah dari keberanian kita melawan rasa takut.

Tapi ingat, ukur ketakutan dan keberanianmu dengan meteran nyali. Kalau kita terlalu berani, kita akan bertindak bodoh, ceroboh, bahkan celaka. Tapi, jika terlalu takut, kita tidak akan berbuat apa-apa. Jadi antara rasa takut dan berani harus seimbang.

Bangkit dari kegagalan

Saat kita mencoba suatu gerakan di Parkour, kita akan selalu mengalami kegagalan atau jatuh. Tapi kalo kita terus bangkit berdiri dan mencoba lagi, kita pasti akan bisa menguasai salah satu gerakan tersebut. Begitu pula dalam kehidupan. Intinya berani gagal alias berani jatuh. Coba lagi dan pelajari supaya tidak gagal dan jatuh lagi.

Flexibilitas dan fluiditas

Berlatih Parkour akan membuat diri kita flexible dan semangat kita terus mengalir. Begitu pula dalam kehidupan. Saat kita berada dalam lingkungan baru, kita berpikir untuk tetap flexible dan mampu beradaptasi dengan lingkungan tersebut. Walaupun lingkungan tersebut awalnya tidak membuat diri kita nyaman. Sedangkan fluiditas akan membuat diri kita mempunyai semangat yang terus mengalir untuk menjalani kehidupan walaupun mempunyai masalah yang berat.

Kreatifitas dan kebebasan

Dalam Parkour kita bisa berkreasi untuk menciptakan gerakan atau menggabungkan beberapa gerakan dasar menjadi gerakan baru tergantung kreatifitas kita. Hidup pun begitu, kita harus kreatif sehingga bisa berguna dan bermanfaat dalam kehidupan. Selain itu, Parkour juga mengajarkan kita untuk bergerak bebas menuju kebebasan tanpa melawan aturan.

Parkour menentang kompetisi

Sebuah kampanye datang dari beberapa praktisi Parkour tentang menentang keras adanya kompetisi dan rival di dalam Parkour. Kompetisi tidak sesuai dengan filosofi dan nilai moral dari parkour yang mengutamakan kebebasan. Kompetisi hanya akan mendorong seseorang untuk mengalahkan orang lain yang disaksikan oleh penonton atau hanya akan menambah keuntungan oleh beberapa corporasi yang hanya mengambil keuntungan dari Parkour.

Latihan Parkour bukan ditujukan untuk melawan atau mengalahkan orang lain. Parkour ditujukan untuk membantu orang lain sehingga manusia mempunyai cara berpikir moderasi (sederhana) dan memiliki ketahanan fisik yang lama.

Parkour bukan olahraga ekstrem

Banyak orang awam yang melihat video-video Parkour mulai beranggapan bahwa Parkour adalah olah raga ekstrem dan menggolongkannya dengan olahraga seperti skate board, bmx dan lainnya. Sehingga banyak orang yang nekat melakukan gerakan-gerakan berbahaya yang akhirnya berakibat pada cedera serius.

Parkour tidak hanya berhubungan dengan nyali saja, tapi sangat berhubungan erat dengan pikiran matang, latihan fisik dan dan teknik yang terus menerus dilakukan. Gerakan-gerakan yang kita lihat melalui video seperti yang dilakukan David Belle dan anggota Yamakasi merupakan hasil dari sebuah latihan panjang selama belasan tahun.

Mengembangkan dan menyebarkan Parkour

Saat ini Parkour mulai dikenal di seluruh dunia termasuk di Indonesia sendiri. Perlahan-lahan beberapa traceur yang mengerti akan filosofi dan teknik dalam Parkour mulai bertambah. Berkat pembelajaran dari beberapa informasi yang benar mengenai originalitas tentang parkour dari sumber-sumber tepercaya, lambat laun Parkour menjadi sebuah kebutuhan dan disiplin dalam setiap traceur yang memiliki pemahaman dalam jiwanya masing-masing. Pengetahuan seperti inilah yang harus disebarkan ke masyarakat luar dan memberikan edukasi yang benar tentang Parkour mulai dari sejarah dan filosofi yang terkait di dalamnya.

Intinya adalah, Parkour bukan hanya melatih fisik saja. Parkour juga mencerminkan sebuah filosofi moral dengan nilai-nilai tersendiri. Bukan hanya sekedar sebuah olah raga, tapi juga sebuah seni. Dan yang paling penting Parkour adalah sebuah filosofi yang selalu dipakai semua orang setiap hari.

Parkour di Indonesia

Seperti pesan David Belle yang disampaikan kepada para traceurs melalui Lisses and Parkour Documentary “Pilgrimage”, karya Duncan. (Terima kasih banyak kepada Duncan atas kutipan dan pengulangan pernyataan David Belle tersebut)

Ajarkanlah orang-orang ini..

Jika kamu memahami parkour, maka sebarluaskan pengetahuan tersebut kepada orang lain, anak-anak, teman, ataupun kepada mereka yang memiliki pengetahuan yang kurang tepat ataupun kurang lengkap mengenai parkour. Jika kamu kurang yakin maka buka mata, telinga, dan belajarlah.

Hanya terdapat satu-satunya parkour dan itu merupakan metode yang diwariskan kepada David Belle oleh ayahnya – berbagai bentuk disiplin lainnya adalah untuk dihormati tetapi tetap saja merupakan suatu bentuk disiplin yang lain, dan parkour sejati masih berada di luar sana. Parkour diketahui oleh umum dan jumlah orang yang mempelajarinya terus bertambah.

Jika kamu berniat untuk menolong – jika kamu adalah traceurs sejati dari lubuk hati – maka kamu tidak akan bergerak maju sendirian, tetapi kamu akan menuju ke barisan terbelakang dan menolong orang lain untuk maju bersama kamu.


- Sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Parkour

Kamis, 26 Mei 2011

Tugas Endorsment DEDES RATU BUMI TUMAPEL

Drama Adegan 2


A. Konflik

Meja judi Lembong Samparan menjadi meja prahara bagi putrinya. Lembong Samparan yang kalah judi dengan Tunggul Ametung harus merelakan anaknya diambil paksa oleh Tunggul Ametung, karena Tunggul Ametung lebih memilih Umang daripada keping perak milik Lembong Samparan. Dan meja judi Lembon Samparan hari itu, menjadi meja terakhirnya ketika dendam kesumat membakar hati tuanya, saat ia melihat anak gadisnya diseret paksa oleh prajurit Tumapel untuk sebagai pelampiasan nafsu Tunggul Ametung.


B. Karakter Pelaku

1. Narator

Kekalahan Lembong Samparan ketika berjudi. Ternyata membawa petaka pada anaknya Umang. Dia harus melihat anaknya diseret oleh prajurit Tumapel untuk menjadi pelampiasan nafsu Tunggul Ametung, karena Tunggul Ametung lebih memilih Umang sebagai hasil taruhan daripada keping perak milik Lembong Samparan.

2. Tunggul Ametung

Merupakan adipati junjungan kadipaten Tumapel yang ditakuti. Bahkan begundal seantero Tumapel takut padanya. Dia adalah orang yang suka menebar rasa takut pada masyarakat dan selalu merampas kehormatan wanita.

3. Kebo Ijo

Merupakan tangan kanan dari Tunggul Ametung yang sangat dipercayai oleh Tunggul Ametung. Dan juga dia sangat taat pada Tunggul Ametung.

4. Umang

Merupakan anak gadis dari Lembong Samparan yang tak sengaja menjadi bahan taruhan saat ayahnya bertaruh dengan Tunggul Amentung. Dia tak berdaya ketika harus menerima kenyataan bahwa dia akan dibawa oleh tunggul Ametung untuk menjadi pelampiasan nafsunya.


Drama adegan 3


A.Konflik

Suasana yang awalnya sunyi dan tenang. Tiba - tiba berubah menjadi suasana yang meneganggkan ketika Tunggul Ametung dan beberapa prajuritnya datang ke padepokan Pana Wijil yang ingin memaksa membawa Dedes bersama Tunggul Ametung. Dan pada saat itu pula Mpu Parwa sedang tidak ada di padepokan. Setelah Tunggul Ametung berhasil membawa Dedes bersamanya, dia menyuruh prajuritnya untuk membakar padepokan tersebut.


B. Karakter Pelaku

1. Narator

Suasana yang begitu sunyi dan tenang. Saat lewat tengah malam dimana Dedes membaca kitab ayahnya. Tiba - tiba kesunyian padepokan Pana Wijil terbelah oleh suara derap kuda dan ringkikan yang nyaring. Dedes mendengar bibinya menyambut tamu dan kegelisahan pun muncul.

2. Tunggul Ametung

Merupakan adipati junjungan kadipaten Tumapel yang ditakuti seantero Tumapel. Datang menanyakan apakah Dedes seorang pandita Brahmana dan membawa paksa Dedes bersamanya. Setelah dia berhasil membawa Dedes bersamanya, dia menyuruh Kebo Ijo untuk memboyong Dedes dan membakar padepokan Pana Wijil.

3. Kebo Ijo

Merupakan tangan kanan dari Tunggul Ametung yang sangat dipercayai oleh Tunggul Ametung. Dan juga dia sangat taat pada Tunggul Ametung. Sehingga dia memboyong Dedes dan membakar padepokan Pana Wijil seperti apa yang sudah diperintahkan oleh Tunggul Ametung padanya.

4. Dedes

Seorang Brahmani dari padepokan Pana Wijil yang juga merupakan anak dari Mpu Parwa. Dikarenakan ayahnya tidak ada di padepokan. Dedes yang menggantikan tanggung jawab ayahnya di padepokan Pana Wijil. Hanya dapat melakukan usaha yang sia - sia karena dia dipaksa untuk ikut Tunggul Ametung dan dia tidak bisa berbuat apa - apa.

5. Bibi Rasmi

Pengasuh yang mengasuh Dedes dari kecil hingga dewasa. Ketika Tunggul Ametung dan prajuritnya datang. Dia tidak bisa berbuat apa - apa melihat Dedes dibawah paksa oleh Tunggul Ametung.

Rabu, 25 Mei 2011

Menguak Tabir

Judul : Salahkah Kita Meminta Lebih pada Tuhan
Teksline : Benarkah ketidak puasan merupakan bagian dari diri kita ?
Sinopsis :

Pernakah anda merasakan rasa belum puas ketika anda sudah mencapai sesuatu yang anda cita - citakan atau mungkin anda masih belum puas akan apa yang anda punya sekarang. Tentunya perasaan itu ada pada diri anda, apabila anda sejenak memikirkan yang sudah terjadi dalam hidup anda.

Ketika anda menginginkan sesuatu yang belum anda capai. Anda pastinya akan berjuang agar mendapatkan hal itu. Hal yang kelak nantinya akan membuat anda senang ketika anda sudah memilikinya. Bahkan bisa jadi anda akan melakukan apa saja, demi mendapatkan apa yang anda inginkan. Tapi, apa yang akan anda lakukan nantinya apabila yang anda inginkan sudah tercapai ? Adakah rasa puas yang akan muncul ketika hal yang anda dapat sudah tercapai ? Terkadang orang lupa bersyukur setelah mereka mendapatkan apa yang mereka mimpikan. Mereka terhanyut akan rasa senang mereka. Tetapi, selang beberapa waktu. Pasti anda akan mulai bosan setelah hal yang anda sudah capai, berhasil anda capai. Pasti anda akan mencari hal baru yang akan anda capai dan proses yang sama agar anda mendapatkannya akan terulang kembali. Kenapa anda tidak mencoba untuk mensyukuri apa yang anda punya sekarang ? Kenapa anda banyak menuntut pada kehidupan anda ? Tetapi, apakah kita salah jika kita banyak menuntut kepada Tuhan ? Apabila jika kita meminta lebih, kita akan disebut orang yang tidak bersyukur ? Tetapi, apabila kita hanya menerima apa yang kita punya. Kapan kita akan memiliki sesuatu yang lebih dari apa yang kita punya sekarang ?

Minggu, 22 Mei 2011

PERKENALAN

Berawal dari tugas ''Kesenian'' yang mengharuskan aku untuk membuat BLOG. Jadinya aku sekarang memiliki BLOG. Padahal dulu gag minat banget sama yang namnya BLOG, tapi berhubung tugas mengharuskan saya untuk membuat BLOG. Saya jalani perintah itu. hehehehe...
Ya itu sedikit intermezo (bener apa salah tu tulisan :D)
Pemilik BLOG ini bernama Gagang Ramadhan.
Saya sekarang duduk di bangku SMA.
Saya bersekolah di SMAN 2 Jember.
Kalau ada yang mau kenal lebih deket dengan saya.
Bisa langsung ketemu empat mata saja dengan saya.
Hehehehehe :D
Ya itulah sedikit tentang saya.
Dan untuk yang terkahir,,
''WELCOME to MY BLOG VISITOR"